Museum Penghianatan PKI Yang Paling Bersejarah

Museum pengkhianatan PKI Lubang Buaya adalah museum yang menyimpan segala sesuatu yang berhubungan dengan peristiwa pemberontakan G30S PKI. Di museum ini terdapat diaroma yang menceritakan peristiwa terkait PKI dari awal mula revolusi kemerdekaan hingga setelah terjadinya G30S PKI.

Di kawasan ini juga ditemukan Lubang Buaya, dimana para jenderal-jenderal dibuang di lubang tersebut. Museum Lubang Buaya ini didirikan untuk mengenang jasa para pahlawan yang gugur akibat dari pemberontakan G30S PKI pada tahun 1965. Museum ini didirikan di atas tanah seluas 14,6 m dan diresmikan pada 1 Oktober 1973 oleh Presiden Soeharto.

Lubang Buaya merupakan sebuah Kelurahan di Kecamatan Cipayung Jakarta Timur. Dulu Lubang Buaya adalah hutan karet yang jauh dari keramaian penduduk dan keadaan tersebut dimanfaatkan oleh Partai Komunis Indonesia ( PKI ) sebagai pusat pelatihan. Wilayah ini juga menjadi tempat pembunuhan dan pembuangan jenazah para jenderal perwira TNI AD yang berhasil ditangkap oleh PKI.

Para pahlawan yang berhasil diculik dan dibunuh oleh PKI di Lubang Buaya antara lain R Suprapto, Sutoyo Siswomiharjo, Pierre Tendean dan Siswondo Parman. Sementara Ahmad Yani, MT Haryono dan DI Panjaitan dibunuh di rumahnya. Jenazah Mereka pun dikubur di dalam lubang atau sumur yang memiliki kedalaman 12 m dan hanya berdiameter 75 cm.

Museum Lubang Buaya atau juga sering disebut museum Pancasila Sakti adalah sebuah museum yang terdiri dari bangunan dan lokasi sebagai berikut,

Monumen Pancasila Sakti

Ruang penyiksaan

Museum penghianatan PKI

Dapur umum PKI

Pos komando PKI

Museum Paseban

Sumur maut

Ruang teater

Ruang relik

Ruang foto

Pengunjung yang kerap kali datang kebanyakan dari golongan pelajar dan mahasiswa yang datang dengan grup atau gerombolan, dengan tujuan dalam rangka studi atau yang ingin lebih tau tentang sejarah Indonesia melawan PKI. Mereka datang dengan sewa bus pariwisata atau menggunakan mobil pribadi. Untuk bisa masuk ke Museum Pancasila Sakti ini, kamu akan dikenakan tarif tiket masuk Rp. 2500 per orang, dan Rp. 5000 per orang jika menggunakan kendaraan roda empat dan mulai dibuka dari pukul 08.00-16.00 WIB.

You might like

About the Author: editor